Our Little Chefs

Sejak berusia empat tahunan, anak-anak terbiasa ngerecokin ibunya di dapur. Terkadang hanya ikut bermain masak-masakan dengan peralatan dapur, di lain waktu menjadi asisten ibu bagian mengupas bawang atau mengaduk adonan. Bukan hanya karena mereka perempuan saja maka saya mengajak terjun ke dapur sejak dini, melainkan karena saya merasa banyak manfaat yang bisa didapatkan. Mereka berkegiatan positif, belajar berhitung, belajar membaca resep, belajar mengenal berbagai macam bahan makanan, bonusnya mereka lebih lahap makan jika ikut terlibat dalam pembuatannya. Meski tentu saja, berkegiatan di dapur bersama anak-anak ada konsekuensi yang harus ditanggung. Dapur menjadi jauuuuuh lebih berantakan ... hahaha. Di masa pandemi ini, memasak menjadi salah satu agenda penghilang kebosanan bagi kami. Memang aneh ya selama di rumah saja, kok rasanya mulut ini sulit untuk berhenti mengunyah dan perut ini cepat sekali laparnya. Akhirnya, dapur menjadi salah satu tempat favorit. Awalnya, anak-a...